Home » , » Lagu dj berasa kopong atau kosong apa sebabnya ?

Lagu dj berasa kopong atau kosong apa sebabnya ?

Teman - teman pasti pernah mengalami saat membuat lagu dj berasa kopong jika di dengarkan ( berasa kosong ), setelah di render ke wav atau mp3. Apa sebabnya ? Mumet tidak tahu apa penyebabnya, jadinya semangat hilang dah..Berbagai cara pun sering kita lakukan agar hasil lagu jadi tidak berasa kopong lagi. Nah di postingan kali ini Ane sedikit berbagi pengalaman tentang cara agar lagu jadi bagus kualitasnya setelah di render ( finishing ) dan tidak terasa kosong jika didengar.

Lagu dj berasa kopong atau kosong

Lagu berasa kopong atau kurang berisi apa sebabnya ?


Lagu dj berasa kopong bisa dikatakan juga ketika di play kurang menyatu tiap elemen, atau ada semacam wilayah frekuensi tertentu pada lagu yang tidak ada suara.

Dari pengalaman Ane selama ini masalah ini disebabkan banyak faktor, diantaranya adalah :


1. Proses mixing sound elemen lagu masih belum benar.

Ini terjadi biasanya karena kurang sabar saat mengolah suara setelah proses composing / aransemen nada selesai. Pengennya lagu cepet selesai. Atau kuping sudah lelah karena seharian otak atik nada agar ketemu yang tepat dan sesuai dengan yang di inginkan.

Solusinya agar hasil lagu menjadi bagus dan tidak berasa kopong jika didengarkan adalah dengan melakukan proses mixing sound kembali tiap elemen suara. Lakukan dengan sabar proses mixing sound lagu ini agar balance.

Solusi lainnya yaitu dengan membuat sub elemen suara nada. Misalnya jika pada elemen lagu dj yang terdengar berasa kopong adalah bagian bassline, maka sebaiknya buat sub bassline yang melapisi bassline utama. Untuk step boleh sama atau berbeda, tergantung kebutuhan. Elemen sub bass ini settingan suaranya pelan saja, dengan tujuan agar bisa mengisi frekuensi suara tertentu pada lagu dj yang terdengar kopong / kosong. Jika gain besar bisa mengganggu bassline utama. Solusi ini hanya untuk contoh saja, bisa jadi kasus pada lagu Ente berbeda.

Yang jelas agar bisa mengatasi masalah lagu dj berasa kopong / kosong ini, kita tetap harus melakukan analisa, dengarkan baik baik.

Bisa juga dengan mengatur plugin effect tertentu yang bisa melekatkan suara, sehingga tiap elemen pada lagu menyatu. Misalnya dengan menggunakan plugin effect tub-tech untuk vocal dan lainnya.


2. Elemen Lagu dj Terlalu minimalis / sedikit elemen

Bisa jadi karena buntu bingung mau membuat bagian nada yang mana lagi akhirnya lagu apa adanya. Contohnya elemen lagu hanya terdiri beat, bassline, dan melody... Genre lagu minimal house memang ada tapi jarang yang membuatnya, karena kurang komersil.

Cobalah tambahkan elemen lagu lainnya jika terlalu minimalis. Misalnya dengan menambah nada berupa step arpeggions agar lebih mudah. Jika menggunakan Fl studio fitur arpeggiator sudah ada. Bahkan juga di setiap Vst plugin selalu ada. Jadi tinggal menggunakannya untuk menambah elemen suara pada lagu agar tidak terlalu minimalis. Sehingga masalah lagu dj berasa kosong bisa diatasi.


3. Tidak di beri plugin untuk mastering di master mixer atau salah setting

Seperti yang sudah Ane jelaskan sebelumnya pada article topik mastering lagu, bahwa fungsi plugin untuk mastering harus di set ke master mixer. Tujuannya selain mengangkat gain, loud dan lainnya adalah untuk menyatukan setiap elemen lagu ( semuanya ). Jadi...jika tidak ada plugin mastering di master mixer biasanya hasil lagu terdengar kopong /kosong kurang menyatu.

Salah setting :

Kesalahan ini juga sering terjadi karena patokan preset bawaan pada suatu vst plugin. Sebab tidak semua presset setingan reference suatu plugin effect itu cocok dengan lagu yang sedang kita kerjakan. Walaupun nama presset sesuai dengan genre lagu. Jadi solusinya tetap harus setting lagi sendiri.  Contohnya pada plugin izotope ozone yang terdapat presset untuk mastering lagu house.

Atau kurang jeli saat melakukan proses Equlizer pada tiap channel instrumen lagu

Kesimpulan :

Dari ketiga sebab di atas lagu dj berasa kopong atau kosong untuk mengatasinya mulailah dari menambahkan elemen / instrumen lainnya agar mengisi wilayah frekuensi tertentu. Bisa jadi terlalu minimalis lagunya. Dengarkan dulu di project sebelum di render, setelah yakin sudah berisi / padat, baru di render. Ini hanya pengalaman Ane saja, bisa jadi kasus pada lagu Ente berbeda.

Hendryal
Hendry Al Updated at: 22.09

1 comments:

Thank for your comment, bro ! Di larang mencamtumkan link hidup. Bantu share articlenya ke teman lainnya.